![]() |
| Mercedes Benz |
PT Mercedes-Benz Indonesia rupanya menjulang kesuksesan menjelang tutup tahun 2010 kemarin dengan penjualan total (kendaraan penumpang, bus dan truk) sebanyak 4.730 unit, naik 37% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3.446 unit. Dengan penguasaan pasar lebih dari 60%, maka dapat dikatakan Mercedes-Benz telah sukses membalap kompetitornya yang sama dari Eropa yang mengisi pasar otomotif di Indonesia.
Segmen mobil penumpang premium Mercedes-Benz telah meningkatkan penjualan ritel sebanyak 3.589 unit, dengan penguasaan pasar 67,4%. Pasar mobil penumpang premium nasional yang diisi enam merek, termasuk Mercedes-Benz, hingga Desember 2010 menyerap 5.327 unit
"Seperti yang telah kami perhitungkan di awal tahun 2010 bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mendorong peningkatan permintaan mobil premium. Pada segmen mobil premium, khususnya Mercedes-Benz, telah menerima banyak pemesanan sesuai yang kami predisikan sebelumnya," ujar Presiden Direktur dan CEO PT Mercedes-Benz Indonesia Rudi Borgenheimer
Rudi Borgenheimer menambahkan, pencapaian Mercedes-Benz di tahun 2010 sekaligus menjadi prestasi luar bagi perusahaan karena tercapai bersamaan dengan perayaan 40 tahun Mercedes-Benz Indonesia di Tanah Air dan 125 tahun di dunia yang jatuh pada Januari 2011."Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Mercedes-Benz Indonesia karena dua peristiwa besar tersebut turut mewarnai kesuksesan kami dalam memimpin pasar dimana kami berada. Pencapaian Mercedes-Benz di Indonesia telah memberi kontribusi bagi perkuatan reputasi Mercedes-Benz di dunia," lanjut Rudi Borgenheimer.
Sumbangan terbesar terhadap kesuksesan penjualan kendaraan penumpang Mercedes-Benz sepanjang tahun 2010 diberikan oleh E-Class yang meraih angka penjualan1.565 unit. E-Class berhasil memantapkan posisinya sebagai pemimpin pasar di segmennya dengan market share 79,5%, jauh meninggalkan kompetitor di kelasnya."E-Class tidak hanya mampu berdiri sebagai tulang punggung Mercedes-Benz dalam inovasi desain dan teknologi, lebih jauh dari itu, E-Class semakin menjadi tolak ukur sebuah mobil premium di kelasnya," lengkap Rudi Borgenheimer.
Sedangkan segmen mid-size premium Mercedes-Benz juga kembali memperlihatkan kepemimpinannya melalui model C-Class terbaru. Selama tahun 2010 C-Class mencapai pertumbuhan sebesar 24%, yaitu menjadi 1.383 unit dari 1.116 unit yang dicapai pada tahun 2009. Pada saat yang sama dalam hal penguasaan pasar C-Class juga menunjukkan kinerja yang gemilang setelah dengan mantap berhasil meningkatkan dominasi pasarnya menjadi 69,2% dari sebelumnya 64,7% pada tahun 2009.
Sementara S-Class yang mengisi kelas sedan penumpang ukuran besar semakin unjuk gigi dengan meningkatnya penjualan sebesar 87%, yaitu 464 unit dari 248 unit pencapaian pada tahun 2009. Angka ini merupakan rekor baru penjualan S-Class di Indonesia dalam kurun 12 bulan. S-Class model W221 menjadi fenomena bagi Mercedes-Benz karena tetap bisa mempertahankan posisi teratasnya kendati kompetitor telah merilis model-model terbaru untuk menyainginya. Ini sekaligus membuktikan bahwa kualitas dari S-Class belum tersaingi para pesaing. Hal ini dapat dilihat dari semakin besarnya penguasaan pasar S-Class pada tahun 2010 sebesar 76,8% dari sebelumnya 74% pada tahun lalu.
"Pada akhirnya pasar yang memberikan nilai dari arti sebuah kemewahan yang sesunggguhnya. S-Class membuktikan tetap menjadi pilihan utama pelanggan di segmen teratas mobil mewah. Kami sangat bangga dan untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan setia kami yang turut menyukseskan eksistensi S-Class di Indonesia," ucap Rudi Borgenheimer.
Pada tahun 2010 Mercedes-Benz juga memberikan sebuah model sport car hebat SLS AMG dan langsung diterima pasar Indonesia. "Kami menerima 30 unit pemesanan dan akan segera terelasisasi untuk 21 pelanggan yang telah memesan pada 2010. Sejauh ini pemesanan SLS AMG di Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," ungkap Rudi Borgenheimer.
Smart yang baru saja diluncurkan pada bulan Desember 2010 lalu juga turut memberikan kontribusi terhadap kesuksesan PT Mercedes-Benz Indonesia di tahun 2010. Dalam kurun waktu kurang dari tiga minggu menjelang tutup tahun, Mercedes-Benz Indonesia berhasil menjual 30 unit smart fortwo. Selain meraih prestasi di pasar kendaraan penumpang, Mercedes-Benz juga mencatat prestasi gemilang di pasar kendaraan komersil di Indonesia selama tahun 2010. Sebanyak 786 unit chassis bus Mercedes-Benz OH produksi lokal Indonesia berhasil terjual dengan pertumbuhan sebesar 70% dibandingkan tahun lalu, yaitu 462 unit. Dengan demikian, bus tipe OH tetap pada posisi memimpin dengan menguasai 53% pangsa pasar bus mewah.
Tak hanya itu, prestasi yang mengagumkan juga dicetak oleh penjualan truk di Indonesia yang mencapai perkembangan sebesar 210 persen dengan angka penjualan sebanyak 310 unit dibandingkan tahun lalu yang hanya 100 unit.
