Ratusan Ribu Unit Nissan Juke Ditarik dari Peredaran, Indonesia Aman

Crossover terbaru andalan Nissan, Juke, ternyata harus menelan pil pahit. Ratusan ribu unit Nissan Juke terpaksa ditarik dari peredaran (recall) lantaran mengalami masalah.
Nissan Motor Co, seperti diberitakan Reuters, mengeluarkan perintah recall untuk 118.000 unit Nissan juke di seluruh dunia karena adanya masalah pada sistem pengunci pintu serta problem yang menimpa bagian turbocharger mesin.

Namun di Indonesia, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menegaskan jika tidak masalah tersebut tidak berdampak pada Nissan Juke yang dipasarkan di Tanah Air.
"Benar telah terjadi aksi recall untuk 118.000 unit Nissan Juke karena ditemukannya pengunci pintu (door lock) yang tidak berfungsi dengan baik serta kerusakan pada turbocharger, namun demikian, dapat kami informasikan bahwa kendaraan Nissan Juke yang diproduksi dan diedarkan di Indonesia tidak menjadi subyek recall tersebut," tulis pernyataan resmi NMI.

pihak NMI juga menjelaskan saat ini semua kendaraan Nissan Juke yang diproduksi di Indonesia tidak dilengkapi oleh turbocharger. Tipe mesin Nissan Juke di Indonesia adalah HR15DE, sementara kendaraan yang terkait dengan recall menggunakan mesin model MR16DDT. Aktivitas recall hanya diaplikasikan pada model mesin yang dilengkapi dengan Turbocharger dalam rentang waktu produksi dan negara tertentu.

Sementara itu mengenai sistem kunci pintu (door lock) Nissan Juke yang rusak, pihak NMI menjelaskan kemungkinan jika terdapat tetesan air pada titik sambungan antara door lock dan kabel door lock maka tetes air tersebut akan membeku akibat suhu yang rendah saat cuaca dingin dan ekstrim (musim salju/winter). Door lock menjadi tidak berfungsi dengan baik, dan sebagai akibatnya pintu tidak dapat dibuka ataupun ditutup.

Komponen dalam pintu pada Nissan Juke memiliki spesifikasi yang sama diseluruh dunia, namun demikian aktivitas recall hanya berlaku untuk negara yang memiliki suhu dingin yang ekstrim (winter) seperti Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa Eropa.

4 Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama