JAKARTA. PT Mercedes Benz Indonesia mulai merakit seri M-Class di pabrik mereka yang ada di Manaherang, Bogor, Jawa Barat. Ini sebagai respon tetap tumbuhnya bisnis otomotif di tanah air.
Vera Makki, Deputy Director Corporate Communication and Public Affairs PT Mercedes Benz Indonesia menyatakan mobil tipe sport utility vehicle (SUV) tersebut mulai dirakit Rabu ini (21/11). "Ini setelah melihat animo pasar yang besar terhadap M Class," katanya.
Sejak hadir di pasar domestik sejak 1997, M-Class menjadi salah satu ikon SUV premium di tanah air. Malah seri tergres yakni ML 350 4Matic yang meluncur Juni lalu menarik minat konsumen. Setelah dirakit, harga SUV ini dipatok sebesar Rp 1,19 miliar.
Pabrik seluas 10 hektar tersebut sebelumnya sudah merakit seri Mercedes yang lain seperti sedan C- Class, E-Class dan S-Class dan sasis bus. Kehadiran M-Class di pabrik yang berdiri sejak 1986 ini tentu bakal meramaikan kegiatan produksi Mercedes di Indonesia.
![]() |
| Logo Mercedes Benz |
Saat ini, kapasitas produksi pabrik Mercy di Manaherang sekitar 20.000 unit per tahun. Sayang, Vera tidak tidak bersedia menyebut secara pasti kapasitas produksi untuk masing-masing produk. "Yang jelas, 90% seri C-Class dan E-Class dirakit di Indonesia tidak diimpor utuh dari Jerman," katanya.
Maklum, Mercedes Indonesia masih menyisakan porsi 10% penjualan bagi pelanggan yang masih menginginkan mobil Mercedes yang langsung berasal dari Jerman.
Vera berharap dengan mulai diproduksinya M-Class di Indonesia, penjualan Mercedes di Indonesia bisa tumbuh meski tidak menyebut secara pasti angka pertumbuhan. Sebagai produk andalan adalah sedan seri C-Class dan E-Class.
Berdasar data Gaikindo hingga September lalu penjualan Merci sudah mencapai 3.220 unit. Penyumbang terbesar adalah C-Class dengan total penjualan 1.354 unit, diikuti E-Class sebesar 869 unit.
sumber : Kontan/bosmobilyusuf
[ komentar ]
