Modifikasi Toyota Avanza The Damn Of Venomous Yogyakarta 2013

Meraih beragam piala di kontes modifikasi maupun kontes audio tentu perlu persiapan matang. Hal ini dilakukan Wahyu pada Toyota Avanza-nya, dengan modifikasi pada sistem audio yang dijejali banyak perangkat berkonsep ekstrim.


Akhirnya, gelar The Damn Of Venomous yang berlangsung di Yogyakarta pada 25 Agustus 2013 lalu berhasil digondol. “The Best Audio Design, The Damn Of Venomous, dan masih banyak lagi kategori kontes modifikasi umum lainnya. Jadi cukup puas deh mas bisa bawa banyak piala,” tutur Wahyu.


Namun dibalik prestasi yang diraih Toyota Avanza ini tidak luput dari peran workshop Loudness yang dipunggawai oleh Eri. “Menghasilkan suara yang kencang dan presisi, sehingga dalam prakteknya antara tenaga power buat subwoofer harus seimbang dan sesuai, serta desain boks dan volume disesuaikan agar bisa tepat ditempatkan di mobil dan enak dipandang mata,” tuturnya.

Peredam 1 Lapis
Tahap awal sebelum membenamkan perangkat audio, seluruh bagian body diberikan peredam sebanyak 1 lapis, dari pintu, lantai sampai atap. Hal ini untuk mengurangi getaran dari body. “Cuma 1 lapis saja kok bos, biar body tidak bergetar. Karena pemasangan yang benar meskipun hanya 1 lapis tiap bagian, hasilnya cukup mumpuni meredam kebisingan,” ucap Eri.



Sematkan Banyak Speaker
Konsep ekstrim jelas terlihat di sektor audio, khususnya di bagian belakang dengan sesaknya perangkat speaker dan subwoofer berjumlah yang tidak wajar, yaitu 5 set speaker Venom 2-way dan 1 set speaker Venom coaxial. “Supaya menghasilkan suara yang jernih, namun memang kesulitan menentukan posisi speaker yang pas, meski kelihatan banyak dilihat juga bagus,” katanya.


Lalu suplai tenaga mengandalkan 2 unit power Venom 4-channel. “Saya pakai 2 unit power 4-channel mas, jadi suplai tenaga sesuai meskipun digeber dengan volume yang besar, kemampuan speaker tidak ngoyo, malah makin yahud. Sedangkan untuk speaker depan pakai 2-way agar suara bisa seimbang saat mobil sedang show-off,” tukasnya.


Sementara, untuk frekuensi rendah diemban dengan 2 unit subwoofer Venom 12 inci yang dikelilingi kosmetik apik. Lalu untuk boks-nya menggunakan jenis ported dengan kubikasi sebesar 2cu/ft. Racikan ini dikombinasikan dengan suplai tenaga 1 unit power monoblok Venom.


”Saya pilih boks itu agar gebukan bass bisa kencang. Jadi saat pintu belakang dibuka, suara bass tetap kencang dan presisi. Nah untuk menyimpan arus, saya tambahin lagi capasitor bank, jadi digeber terus-menerus suplai tenaga tetap stabil,” ujarnya. ”Lalu aki juga saya tambah agar listrik ke power lebih besar, karena kelistrikan sangat penting sekali,” tutupnya.


Data Modifikasi Toyota Avanza
Audio : Head Unit Alpine DVA-9861E, TV Monitor AVT IM-623TV, Headrest Monitor M-Tech (2pcs), Monitor ProCoustic (4pcs), Speaker Venom VX6X (6 set), Speaker Venom Coaxial, Subwoofer Venom VX3112W (2pcs), Power Venom V460 4-channel, Power Venom V4100 4-channel, Power Venom V1600D Monoblock, Kabel Venom.
Eksterior : Headlamp Sonar Projector + DRL, Stoplamp LED Depo, Foglamp Projector, Custom Bodykit, DAD Car Emblem, Honda Jazz Original Mirror, Tail Pipe AMG.
Kaki-kaki : Velg Leading Edge Rims 20x(8,5+9,5)”, Ban Toyo Proxes 235/35R20 & 245/35R20.
Interior : Full MBtech Camaro, Dashboard Cat Custom, DAD Accessories, Custom Acrylic With LED.

Powered by : Loudness, Solo

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama