Kabar mengejutkan datang dari hasil uji tabrak (crash test) yang dilakukan Global New Car Assessment Program (NCAP) selaku lembaga uji tabrak mobil baru. Dikatakan Global NCAP belum lama ini menguji tabrak Datsun Go dan Maruti Swift, yang dipasarkan di India. Hasilnya, kedua mobil ini tak lolos uji tabrak.

Global NCAP melakukan uji tabrakan frontal dengan kecepatan 64 kilometer per jam. Kecepatan ini sebagai simulasi rata-rata kecepatan saat kecelakaan besar terjadi.
Pada Datsun Go, seluruh variannya tak dilengkapi dengan rem ABS dan airbag, bahkan pada tipe tertinggi sekalipun. Hal inilah yang membuat boneka uji tabrak luka parah di kepala, dada dan kaki. Maka Datsun Go tak memperoleh satu pun bintang dari lima bintang sebagai poin penilaian.
Dikabarkan Indianautosblog.com, bahwa Nissan India akan mencoba penerapan rem ABS dan airbag pada mobil murah ini. "Datsun Go sudah sesuai dengan standar pasar mobil India. Jika diperlukan, kami siap meningkatkan standar keselamatan kendaraan ini," ujar Guillaume Sicard, Operasional President Nissan India.
Sedangkan untuk Maruti Swift atau di pasar Indonesia dikenal dengan Suzuki Swift, ada dua unit mobil yang diuji. Pertama untuk pasar lokal India yang tanpa airbag dan rem ABS, kedua yang versi ekspor ke Amerika Latin dengan airbag dan rem ABS sebagai standarnya.
Hasilnya, Swift untuk pasar lokal India tak memperoleh satu pun poin, sedang Swift untuk ekspor lebih baik, yakni mendapat tiga poin. Petugas penguji mencatat, terdapat perbedaan kekuatan struktur bodi pada Swift di India, yang tak sekuat Swift yang dipasarkan dan dirakit di Eropa.
Di Eropa sendiri Suzuki Swift memperoleh lima bintang dari hasil uji tabrak yang dilakukan Euro NCAP. Belum ada informasi lebih lanjut, apakah Maruti Swift juga akan membenamkan rem ABS dan airbag pada mobil rakitannya.
sumber : Indianautosblog.com - metrotvnews