Lalu lintas kendaraan di Jawa Barat pada saat natal dan tahun baru (Nataru) dipastikan tidak ada penyekatan. Meski begitu, protokol kesehatan dan pengecekan vaksinasi berlaku bagi masyarakat yang melakukan mobilitas.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Jawa Barat punya dua beban terkait penerapan protokol kesehatan untuk mencegah gelombang Covid-19 pada momentum akhir tahun 2021. Pasalnya, Jawa Barat menjadi daerah perlintasan mobilitas masyarakat, khususnya dari Jakarta menuju ke Jawa Tengah atau Jawa Timur.
Ilustrasi kemacetan di jalur puncak© Disediakan oleh Kompas.com Ilustrasi kemacetan di jalur puncak. Kemudian, Jawa Barat juga menjadi destinasi bagi masyarakat yang ingin menghabiskan masa-masa libur Nataru.
“Oleh karenanya, ada tiga tempat, yaitu Cikampek, Pejagan, dan Puncak, dan satu lagi itu di sekitar Garut, itu selalu jadi topik nasional,” ujar Budi, dilansir dari Antara (17/12/2021).
Budi mengingatkan para pemangku kebijakan di Jawa Barat, agar mengawasi dan mengetatkan protokol kesehatan.
Lalu lintas kendaraan di jalan tol Jakarta-Cikampek pada saat arus balik libur panjang April 2021.© Disediakan oleh Kompas.com Lalu lintas kendaraan di jalan tol Jakarta-Cikampek pada saat arus balik libur panjang April 2021.
Selain itu, Budi juga menambahkan, pengecekan status vaksin juga penting untuk dilakukan guna mengantisipasi mobilitas masyarakat yang tinggi tersebut.
“Saya mohon ke pak Gubernur, pak Pangdam dan pak Kapolda, untuk menangani secara intensif, dan satu hal yang kadang-kadang kita lupa, destinasi wisatanya, harus ditiadakan kalau tidak ada pengelola,” kata dia.
Sumber : MSN