Belum juga diperkenalkan, Toyota GR Starlet sudah dilapisi baju reli. Toyota GR Starlet akan memulai debut relinya di Afrika Selatan.
Toyota GR Starlet didasarkan pada Toyota Glanza generasi sebelumnya yang merupakan model saudara dari Maruti Suzuki Baleno, dan bukan model terbaru yang diluncurkan beberapa bulan lalu.
Toyota Gazoo Racing belum mempublikasikan foto-foto resolusi tinggi dari Toyota GR Starlet, namun dari material yang tersedia kita dapat melihat wide bodykit dan livery Gazoo Racing. Modifikasi visual termasuk add-on fender depan dan belakang, kap mesin berventilasi, roof scoop, dan spoiler belakang yang besar. Di dalam, kabin telah dilucuti hingga ke dasarnya, dengan tambahan roll-cage dan kit keselamatan yang disetujui FIA.
Bisa ditebak, mobil reli memiliki sedikit kesamaan dengan model jalanan dalam hal pengaturan sasis dan powertrain. Di bawah kap mesin terletak mesin bensin empat silinder 2.0 liter turbocharged dengan ECU Motec. Toyota tidak memberi bocoran angka tetapi media lokal menunjukkan bahwa mobil tersebut diharapkan menghasilkan lebih dari 200 hp. Tenaga dikirim ke keempat roda melalui sistem AWD dan gearbox sekuensial. Toyota GR Starlet juga mendapat peredam Reiger, rem Alcon, dan velg racing, memastikan performa maksimal di medan yang sulit.
Toyota GR Starlet akan melakukan debut balapnya di Cape Overberg Rally di Afrika Selatan dengan mantan juara Reli Nasional Afrika Selatan, Guy Botterill (pengemudi) dan Simon Vacy-Lyle (co-driver). Acara terjadwal berikutnya adalah Reli Secunda.

